Dicontek Malaysia, Wisatawan Tetap Pilih yang Asli

Pencontekan budaya asli Indonesia yang kerap dilakukan Malaysia tidak akan berdampak negatif bagi indsutri pariwisata Indonesia.

Menurut Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Ben Sukma Harahap, jumlah wisatawan domestik maupun asing yang datang ke berbagai daerah di Indonesia masih aman. Bahkan, pemerintah terus menaikkan jumlah target wisatawan yang datang ke berbagai obyek wisata.

Pada kesempatan itu, Ben juga mengungkapkan kegeramannya terhadap Malaysia. Dia menuturkan, selain kebudayaan Indonesia, banyak negara di Asia lainnya yang juga menjadi korban. Sebab, mereka berdalih Malaysia menjual sektor pariwisata dengan tag line ‘Malaysia Truly Asia’.

“Malaysia itu tukang contek nomor satu di dunia. Mereka sangat pintar,” cetus Ben Sukma, usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (27/11/2007).

Menurut ben, karena tag line tersebut Malaysia pun mencampuradukkan budaya dari semua wilayah Asia.
“Kita hanya mau supaya tidak diakui budaya mereka. Kalau kita mau balas gampang saja, tinggal bilang saja budaya mereka punya kita,” katanya.

Jumlah wisatawan domestik pada 2007 sampai dengan September 2007 mencapai sekira 140 juta, sedangkan wisatawan asing sekira 3,8 juta. Ditargetkan, hingga akhir Desember jumlah wisatawan asing bisa mencapai 5,5 juta orang.

Satu Tanggapan

  1. Ada yang tau copyright buku2 kang Abik (Habiburrahman.S) Ayat-ayat Cinta dll?
    Soale di sini kok di gratiskan???

Tinggalkan Balasan