Mengintegrasikan Teknologi LED bagi Kepentingan Umum

Di tengah membubungnya harga minyak dunia mendekati 100 dollar AS, mengharuskan siapa saja di mana saja untuk mulai memikirkan penghematan penggunaan energi, baik untuk kendaraan maupun konsumsi listrik yang digunakan di rumah-rumah. Mahalnya minyak dunia, yang diperkirakan akan terus meningkat, menyebabkan kita untuk lebih efisien menggunakan energi di mana saja.

Penghematan pun harus dilakukan, misalnya, dalam penerangan jalan kota pada malam hari. Selama ini kita tidak menyadari terang benderangnya lampu kota di jalanan, taman, dan berbagai tempat lainnya juga ikut memacu penggunaan energi yang berlebihan.

Di sisi lain, penghematan energi ini juga tidak serta- merta mematikan penerangan umum yang diharapkan selalu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga penduduk kota. Upaya untuk melakukan hemat energi selalu memiliki dua sisi yang terkait satu sama lain, sisi perangkatnya maupun sisi penggunanya.

Kedua sisi ini selalu terkait satu sama lain karena pemborosan energi sekarang akan berdampak di kemudian hari yang menyebabkan kesengsaraan generasi berikutnya. Dan berbagai upaya dilakukan untuk menghadirkan berbagai ragam teknologi hemat energi, baik di industri otomotif yang paling banyak menyerap energi maupun memberikan kesadaran dan kampanye kepada para pengguna energi bahwa sumber daya yang kita gunakan itu tidak tak terbatas.

Daya redup

Kita pun boleh berbangga karena dalam upaya menuju hemat energi ini ada orang-orang Indonesia yang ikut menyumbangkan tenaga dan pikiran menghasilkan produk yang mampu untuk menghemat energi. Orang-orang yang mendirikan perusahaan P&K Enterprise yang berpusat di Belanda mulai memanfaatkan kemajuan digitalisasi dengan menggantikan bola lampu yang selama ini kita kenal sejak ditemukan oleh Thomas Alva Edison (1847-1931).

Perusahaan yang dijalankan oleh Robert Kuswanda dan Freddy Fu ini menghasilkan lampu jalanan merek Tanoz yang menggunakan LED (light emitting diode), teknologi yang banyak digunakan pada berbagai gadget, seperti kamera digital, ponsel, dan lain sebagainya. Bedanya, teknologi LED dalam produk Tanoz ini digunakan untuk menerangi jalanan, taman, dan tempat umum lainnya pada malam hari.

Teknologi LED dikenal jauh lebih efisien dibandingkan lampu biasa sehingga memungkinkan untuk menghemat energi dalam persentase yang cukup signifikan. Banyak kemudahan dan penghematan yang bisa diberikan dengan menggunakan teknologi LED ini, termasuk di antaranya waktu pemakaian yang lebih lama serta daya redup yang lebih panjang dibandingkan lampu konvensional seperti tungsten.

Perusahaan P&K Enterprise mengembangkan lampu penerangan jalan yang bisa memberikan selisih yang cukup signifikan. Degradasi sumber cahaya pada lampu sodium berkekuatan 250 watt, misalnya, akan terjadi setelah 3.000 jam pemakaian. Sedangkan pada penggunaan lampu LED berkekuatan 80 watt, degradasi cahaya akan terjadi setelah pemakaian 10.000 jam.

Dengan demikian, jelas Freddy Fu yang lulusan sebuah universitas di Taiwan kepada Kompas, penggunaan lampu LED bisa memberikan penghematan yang luar biasa. Pada lampu sodium, penggunaan setahun diperkirakan mencapai 188 dollar AS setahun, sedangkan pada lampu LED untuk melakukan penerangan pada tempat umum yang sama hanya memerlukan biaya 46 dollar AS.

Hemat 60 persen

Lampu jalanan yang dikembangkan P&K Enterprise ini terdiri dari beberapa seri, bergantung daya watt yang ingin digunakan. Pada lampu Tanoz yang dicoba Kompas, terdiri dari 25 lampu LED berbentuk bulat, dengan kekuatan 80 watt yang masing-masing lampu LED memiliki kekuatan 3 watt dan 5 watt.

Berbeda dengan lampu jalanan yang memerlukan waktu untuk mencapai pencahayaan sinar maksimum, lampu LED Tanoz bisa langsung terang seketika serta memiliki daya tahan maksimum penerangan sampai dengan penggunaan 50.000 jam. Dibandingkan dengan lampu penerangan umum lainnya, lampu Tanoz ini diperkirakan mampu menghemat energi sampai dengan 60 persen.

Yang dilakukan oleh orang-orang Indonesia untuk menghasilkan lampu penerangan jalan menggunakan teknologi LED ini adalah mengembangkan dan mengintegrasikan berbagai teknologi yang tersedia sehingga mampu menghasilkan lampu penerangan umum yang hemat energi dengan harga yang terjangkau. Penghematan energi memang menjadi persoalan kita semua. (rlp/KCM)

Satu Tanggapan

  1. hallo semua gw mo belajar guitar led!!!!!!!!!!!!!!..???????????? boleh g????????????????????????????//

Tinggalkan Balasan