<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sumber Belajar Online &#187; Figur</title>
	<atom:link href="http://sumberbelajar.wordpress.com/category/figur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sumberbelajar.wordpress.com</link>
	<description>Hanya sebuah blog sederhana sebagai media belajar online.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jan 2008 02:40:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='sumberbelajar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8359937241e8a8244a23295b30aed958?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sumber Belajar Online &#187; Figur</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sumberbelajar.wordpress.com/osd.xml" title="Sumber Belajar Online" />
		<item>
		<title>Kejujuran Jadikan Engkos Hidup Bahagia</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/14/kejujuran-jadikan-engkos-hidup-bahagia/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/14/kejujuran-jadikan-engkos-hidup-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 03:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/14/kejujuran-jadikan-engkos-hidup-bahagia/</guid>
		<description><![CDATA[Kejujuran selama mengabdikan diri kepada negara untuk memberikan jasa layanan kepada masyarakat, menjadikan Engkos hidup bahagia meski dijalaninya dengan kondisi sangat sederhana.
Lelaki berusia 90 tahun itu, mengaku mulai pensiun dari pegawai Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1973 ketika berusia 56 tahun, yang hingga kini hidup hanya dengan gaji pensiunannya setiap bulan Rp800 ribu.

Sempat memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=111&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Kejujuran selama mengabdikan diri kepada negara untuk memberikan jasa layanan kepada masyarakat, menjadikan Engkos hidup bahagia meski dijalaninya dengan kondisi sangat sederhana.</p>
<p>Lelaki berusia 90 tahun itu, mengaku mulai pensiun dari pegawai Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1973 ketika berusia 56 tahun, yang hingga kini hidup hanya dengan gaji pensiunannya setiap bulan Rp800 ribu.</div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />Sempat memiliki rumah sederhana di kampung, namun terpaksa dijual untuk modal usaha empat anaknya di Bandung, sehingga terpaksa kembali mendiami rumah dinas berbentuk bedeng di depan Stasiun KA Kadungora, katanya kemarin.</p>
<p>Rumah kusam yang ditempati tersebut, berukuran sekitar 12 m2 merupakan salah-satu bagian bangunan bedeng, yang dikontraknya dari pegawai aktif sebesar Rp200 ribu setiap tahun.</p>
<p>Dia menyebutkan, pegawai Kereta Api (KA) sekarang jauh lebih sejahtera dibandingkan ketika Engkos menjalani pekerjaan teknisi yang mengikuti setiap perjalanan KA kemanapun.</p>
<p>Meski pada 1961 mulai beroperasi lokomotif Diesel, namun kerap diguyur hujan melakukan perbaikan kerusakan rem di bawah kolong KA yang mogok diatas jembatan.</p>
<p>Bahkan perjalanan KA sering terganggu sergapan pasukan DI/TII, sehingga terpaksa berhenti selama beberapa jam sambil menunggu anggota Mobil Brigade (MOBRIG), yang sekarang bernama BRIMOB melakukan perlawanan.</p>
<p>Malahan rumah bedeng di depan Stasiun Kelas III Kadungora itupun bekas asrama MOBRIG, yang kerap melakukan pengawalan perjalanan KA dari depan dengan kendaraan panser, katanya.</p>
<p>Kondisi tersebut diperparah sering mogoknya KA diperjalanan, mengakibatkan waktu tempuh Surabaya &#8211; Jakarta tidak bisa secepat sekarang, malahan acap berlangsung hingga mencapai 24 jam lebih.</p>
<p>Selama menjadi pegawai-pun, yang terpikirkan hanya berkerja dan terus bekerja tanpa memiliki keberanian untuk macam- macam menelikung uang dinas, ujar Engkos dengan tutur katanya yang terbata-bata.</p>
<p>Dia mengaku takut ketahuan kemudian dipecat dari pegawai, sehingga keluarganya tidak bisa diberi makan sedangkan rekannya yang lain selain sering mangkir kerja juga bekerja sambil berbisnis macam-macam.</p>
<p>Maka dirinyapun tidak heran, jika rekannya dahulu selain kini umumnya memiliki rumah &#8220;gedong&#8221; (permanen) juga banyak yang bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi.<br /><span style="font-size:78%;">(<a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/12/13/kejujuran-jadikan-engkos-hidup-bahagia//" target="_blank">Antara</a>)</span><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=111&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/14/kejujuran-jadikan-engkos-hidup-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Butet; The Good Person of Bantul</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/12/butet-the-good-person-of-bantul/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/12/butet-the-good-person-of-bantul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 03:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/12/butet-the-good-person-of-bantul/</guid>
		<description><![CDATA[Catatan N. Riantiarno *Butet Kartaredjasa, siapa tak kenal? Setiap kali kritikus teater membahas monodrama atau teater monolog, rasanya kurang afdol jika tidak memperbincangan Butet. Begitu pula sebaliknya. Nama Butet nyaris identik dengan perkembangan monodrama di Indonesia. Tapi, sesungguhnya, Butet tak hanya aktor monodrama. Dia aktor. Jiwa raga. Keseluruhan.
Mulanya dia bermain drama bersama kelompok Teater Gandrik, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=103&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Catatan N. Riantiarno *<br />Butet Kartaredjasa, siapa tak kenal? Setiap kali kritikus teater membahas monodrama atau teater monolog, rasanya kurang afdol jika tidak memperbincangan Butet. Begitu pula sebaliknya. Nama Butet nyaris identik dengan perkembangan monodrama di Indonesia. Tapi, sesungguhnya, Butet tak hanya aktor monodrama. Dia aktor. Jiwa raga. Keseluruhan.</p>
<p>Mulanya dia bermain drama bersama kelompok Teater Gandrik, Jogjakarta. Lalu, bertahun kemudian, bersama adik kandungnya &#8211;Djaduk Ferianto, pemusik penuh bakat dan serbabisa itu&#8211; Butet semakin lebih sering bergiat di Jakarta. Dia bermain sinetron dan film layar lebar, ngamen monolog di banyak tempat, dan sering terlibat pementasan dengan kelompok teater Jakarta. Malah, jadi bintang iklan! Dia juga membidani lahirnya tayangan acara televisi bertajuk 76 Detik.</div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />Butet sering berhasil menghidupkan suasana adegan dari setiap pentas drama yang dilakoninya. Senantiasa berusaha sekuat daya mencipta keunikan dan keajaiban seni peran. Tapi dalam perkara mengocok perut, Butet ahlinya. Dia menghibur, sekaligus mengajak berpikir. Memprovokasi agar audiens ikut memikirkan sesuatu. Banyak pihak yang terusik, gelisah, karena &#8211;meski sudah ikut memikirkan&#8211; tetap tak ada jalan keluar. Monoril di Jakarta, misalnya, yang hingga kini masih berupa tiang-tiang, dan busway yang bikin macet. Atau banjir. Atau korupsi yang kian membudaya dan menular secara topdown. Ada jalan keluarnya? Tapi, sementara mereka yang terusik seakan duduk di atas bara api, Butet sih santai melahap sate klatak di Bantul, atau mangut lele di dekat kampus ISI Jogja. Atau, dia sudah terlibat kegiatan lain, baik di Indonesia maupun di luar negeri.</p>
<p>Jarang yang tahu, selain sebagai aktor, dia juga punya keahlian langka. Salah satunya, dalam perkara kuliner. Dia tahu warung-warung mana saja di Jogja yang legendaris, punya sejarah, dan tentu rasa masakannya maknyos. Setiap kali singgah di sebuah kota atau daerah, perburuan yang pertama kali dilakukan adalah mendata warung atau restoran. Dia punya buku kecil. Di buku itulah dia mencatat warung dan restoran yang pantas didatangi, dites keampuhan rasa masakannya. Dan, bilamana lulus uji coba, pantas didatangi kembali. Lidahnya sangat cerdas.</p>
<p>Kadang saya merasa, bisa jadi bakat besar Butet sebagai aktor punya hubungan erat dengan lidah cerdasnya itu. Bukankah mampu membedakan makanan enak dan tidak enak, bersumber dari kekuatan rasa? Memiliki kemampuan &#8220;memilah rasa&#8221;, antara lain, bisa menjadi modal bermanfaat bagi seorang calon aktor. Jika seorang calon aktor hanya punya dua kriteria dalam merasakan jenis masakan, yakni; &#8220;sangat enak&#8221; dan &#8220;enak&#8221; saja, maka kekuatan rasa yang berhubungan dengan kemampuan &#8220;memilah dan membedakan&#8221;, mungkin cenderung tumpul. Lalu bagaimana dia mampu membedah karakterisasi peran, yang jauh lebih kompleks?</p>
<p>Tentu saja, analisis saya baru asumsi. Sama sekali tidak ilmiah. Belum diriset secara detil. Keaktoran Butet, lebih bersumber pada, pertama; bakat besar yang memang sudah dimilikinya sejak lahir. Sebuah given dari langit. Kedua; lingkungan yang sangat mendukung. Ayahnya, Bagong Kussudiardja, adalah seniman besar. Selain koreografer dan penari andal, Bagong juga pelukis. Paman dan kakak-kakak Butet, penari dan koreografer juga. Padepokan-seni, warisan sang Ayah, kini Butet yang melanjutkan gerak hidupnya. Setiap hari, Butet menghirup suasana berkesenian. Dan sejak kecil, Butet hidup dalam dua lingkungan suasana yang sangat mempengaruhi gerak kreatifnya; seni tradisional dan kontemporer. Akar kesenian Butet adalah tradisional, tapi gerak perkembangan kreatifnya, terutama pemikiran serta keterlibatan emosi dan imaji, mengacu ke arah kawasan yang kontemporer. Dia bergaul akrab dengan pemikiran-pemikiran masa kini yang aktual. Menafsirnya secara kreatif dan bebas. Hasil tafsirnya muncul dalam setiap pentas yang dia gelar. Ketiga; pengalamannya yang segudang, baik pengalaman batin maupun kegiatan praktis.</p>
<p>Ada satu lagi yang membikin gerak-kreatif Butet selalu aktual. Silaturahmi yang kuat. Dia mudah bergaul dengan siapa saja. Akrab berbincang tanpa memilah status maupun usia. Tentu dia menyerap semua itu. Saya yakin, agar bisa maju dan berkembang, seorang aktor harus senantiasa memperkaya daya kepekaannya lewat berbagai hal dan cara. Dia harus banyak mendengar, melihat, menyerap, merasakan, membaca, menonton, mengamati, menafsir, dan memaknai, apa saja. Itulah inti dari kreativitas. Pergaulan lewat silaturahmi, bisa menjadi salah satu pintu. Dan Butet, seakan tak pernah kehabisan tenaga untuk bersilaturahmi.</p>
<p>Dalam sehari semalam, misalnya, pagi dia sarapan dengan seseorang, untuk membahas perkara bisnis, atau sekadar bertemu. Lalu shooting. Lari sejenak untuk makan siang dengan pengusaha, shooting lagi. Malamnya latihan drama. Dan, tengah malam, usai latihan drama, masih juga menyempatkan diri bertemu produser untuk membahas perkara kontrak, misalnya. Dan hal itu bisa dia lakukan 7 hari dalam seminggu! Stamina Butet luar biasa.</p>
<p>Komitmen juga imej utama, yang akhirnya membikin Butet menjadi aktor yang patut diperhitungkan. Jika sudah komit, Butet tak akan ingkar janji. Itu sejauh yang saya tahu. Saya sering bekerja sama dengan Butet. Baik dalam sinetron, film, drama, animasi, dan banyak lagi. Dan saya tak pernah kecewa. Dia selalu berupaya memberikan yang terbaik, seringkali tanpa berhitung. Sikap kreatifnya kadang sangat mengharukan. Tapi itulah Butet. Dia menganggap, apa yang diberikan memang sudah sepatutnya diberikan. Rasa tulus menyebabkan andilnya menjadi plus-point yang bermakna.</p>
<p>Bagi saya, Butet mungkin The Good Person of Bantul. Orang seperti Butet, saya yakin, mudah maju. Jalannya selalu dilapangkan. Insya Allah. Karena dia juga sering melapangkan jalan orang lain. Butet bukan sekedar aktor. Dia budayawan. Manusia. Manusia baik. Andai kita memiliki banyak Butet, mungkin suasana kesenian kita lebih meriah. Kocak berotak. Dan asyik deh. (*)<br />*) Nano Riantiarno, sutradara Teater Koma Jakarta<br /><span style="font-size:78%;">(<a href="http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&amp;id=316313/" target="_blank">IndoPos</a>)</span><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=103&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/12/butet-the-good-person-of-bantul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fuad Hassan di Mata Penerusnya</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/11/fuad-hassan-di-mata-penerusnya/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/11/fuad-hassan-di-mata-penerusnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 03:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/11/fuad-hassan-di-mata-penerusnya/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Prof. Wardiman Djojonegoro, tidak ada kenangan sedih yang ditinggalkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Fuad Hassan, yang berpulang ke hadirat-Nya pada Jumat.
Di halaman rumah duka yang berada di Jalan Brawijaya X Nomor 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ia menuturkan kenangan manisnya tentang Prof. Fuad, termasuk tentang kecintaan sahabatnya itu terhadap kuda.

&#8220;Ia senang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=91&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Bagi Prof. Wardiman Djojonegoro, tidak ada kenangan sedih yang ditinggalkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Fuad Hassan, yang berpulang ke hadirat-Nya pada Jumat.</p>
<p>Di halaman rumah duka yang berada di Jalan Brawijaya X Nomor 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ia menuturkan kenangan manisnya tentang Prof. Fuad, termasuk tentang kecintaan sahabatnya itu terhadap kuda.</div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />&#8220;Ia senang sekali berkuda, biasanya dia berkuda di Pamulang. Dia punya &#8216;ranch&#8217; yang bagus di sana,&#8221; kata Mendikbud periode 1993-1998 itu.</p>
<p>Menurut Wardiman, Prof. Fuad sering mengajaknya berkuda bersama namun dia tidak pernah bisa mengikuti ajakannya.</p>
<p>&#8220;Saya selalu bilang &#8216;nggak&#8217; bisa, maklum ada masalah dengan ini,&#8221; katanya sambil memegang punggungnya.</p>
<p>Wardiman pun sering mengajak Fuad joging bersama. &#8220;Kalau saya ajak, dia malah bilang &#8217;saya juga joging kok, tapi di punggung kuda&#8217;,&#8221; katanya seraya tersenyum mengenang sahabatnya itu.</p>
<p>Wardiman menjelaskan bahwa dia sangat mengagumi figur Fuad sebagai ilmuwan yang mumpuni di bidang psikologi dan filsafat.</p>
<p>Ketua Dewan Pengurus The Habibie Center itu juga memberikan penghargaan kepada Fuad karena berhasil memperjuangkan terbitnya Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.</p>
<p>&#8220;Dan, ketika saya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1993, dia meminta saya untuk melanjutkan apa yang telah dia rintis,&#8221; katanya.</p>
<p>Wardiman mengatakan, empat hal pokok yang diperjuangkan Fuad Hassan di bidang pendidikan adalah pemerataan, relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia, peningkatan mutu dan efisiensi.</p>
<p>&#8220;Itu adalah dasar-dasar penting dalam pendidikan, jadi dengan senang hati saya melanjutkan. Bila pendidikan diibaratkan sebagai kereta, Pak Fuad adalah gerbong keempat dan saya yang kelima,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagaimana Wardiman, Menteri Pertahanan (Menhan), Juwono Sudarsono, juga memiliki kesan tersendiri tentang pria yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 26 Juni 1929 itu.</p>
<p>Juwono, yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan Nasional pada masa pemerintahan Presiden BJ habibie, mengenal Fuad sejak tahun 1962.</p>
<p>&#8220;Beliau dosen saya di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Juwono, Prof. Fuad adalah pemimpin yang kharismatik dan pemikir psikologi, serta filsafat yang mumpuni.</p>
<p>&#8220;Saya menyesal tidak sempat menjenguk ketika dirawat di rumah sakit,&#8221; katanya.</p>
<p>Dan, para sahabat lain yang datang ke rumah duka malam itu, antara lain Wakil Presiden (Wapres), M. Jusuf Kalla, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), Jero Wacik, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Mennegpora), Adhiyaksa Dault, dan mantan Wapres, Try Soetrisno, pun pastinya memiliki kenangan tersendiri tentang Fuad Hassan.</p>
<p>Begitu pula dengan mereka yang mengirimkan karangan bunga, seperti mantan Presiden Soeharto, mantan Presiden BJ Habibie, Ketua DPR RI Agung Laksono, Akbar Tanjung, Dr.Syahrir, dan Sulasikin Murpratomo.</p>
<p>Fuad dan Biola</p>
<p>Fuad Hassan, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Jumat sore karena kanker, tak hanya hobi berkuda, karena ia juga sangat mahir bermain biola.</p>
<p>Darah seni sang ayah, Ahmad Hassan yang seorang pemain mandolin, rupanya diwariskan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Karya Pembangunan IV dan V (1985-1993) itu.</p>
<p>Semasa kecil, anak kedua dari empat bersaudara yang menyelesaikan pendidikan SD sampai SMA di Solo itu, sering bolos sekolah untuk bermain biola.</p>
<p>Dia sangat menyukai musik sampai-sampai pada 1950 sengaja berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tes masuk sekolah musik di Roma, Italia.</p>
<p>Lantaran pengaruh teman dan fakta yang dilihatnya tentang pemusik, Fuad mengurungkan niatnya untuk belajar musik dan menjadi musikus profesional.</p>
<p>Selain sulit dipisahkan dengan biola, Fuad Hassan juga pernah dikenal sulit meninggalkan kebiasaan &#8220;baiknya&#8221;, yakni merokok.</p>
<p>&#8220;Saya berhenti merokok gara-gara cucu. Tapi, setelah berhenti merokok, saya malah sering batuk-batuk,&#8221; demikian seloroh khas Fuad Hassan dalam satu kesempatan.</p>
<p>Ia mengemukakan, salah seorang cucunya selalu menjauh jika didekati sambil merokok. &#8220;Biasanya dia bilang, kakek jangan dekat-dekat. Kalau merokok di luar rumah saja,&#8221; ujar Fuad satu ketika.</p>
<p>Namun, ia juga mengakui bahwa sikap dan pendapat sang cucu sangat baik, serta menjadi hasil dari kemajuan pendidikan yang bermakna. &#8220;Bisa dibilang, saya berhenti merokok bukan karena alasan kesehatan, tetapi karena sayang cucu,&#8221; kata Fuad dalam satu perbincangannya.</p>
<p>Ia kemudian memilih masuk Fakultas Psikologi di Universitas Indonesia (UI), lulus 1958 dan melanjutkan belajar filsafat di Universitas Toronto, Kanada, pada 1962.</p>
<p>Selanjutnya, Fuad mengawali karir sebagai Asisten pada Balai Psikoteknik Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1952- 1956) lalu menjadi Asisten Jurusan Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1956-1958).</p>
<p>Fuad saat mengajar Psikologi di Universitas Indonesia sangat mengenal dekat mahasiswanya. begitu pula saat ia mengajar di Sekolah Staf Komando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Seskoad), TNI Angkatan Laut (Seskoal) dan Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas; kini Lembaga Ketahanan Nasional) periode 1966-1976.</p>
<p>Tahun 1968-1970, Fuad terjun ke dunia politik praktis dengan menjadi anggota DPR/MPR-RI dan kemudian diangkat menjadi Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indoensia serta Direktur Lembaga Studi Strategis Dewan Pertahanan Keamanan Nasional (1972-1976).</p>
<p>Ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Mesir, merangkap Sudan, Somalia, dan Jibouti pada 1976-1980 serta menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Luar Negeri (1980-1985) merangkap Anggota MPR-RI (1982-1987).</p>
<p>Pada 1985, Presiden Soeharto memintanya menduduki jabatan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggantikan Prof Dr Nugroho Notosusanto yang meninggal dunia.</p>
<p>Suami Tjiptaningroem itu kemudian dipercaya kembali memimpin Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Karya Pembangunan V (1988-1993).</p>
<p>Selama menjadi Mendikbud, ayah dari dua anak itu, antara lain berusaha membenahi pendidikan non-formal, mengefisienkan promosi doktor, memberikan jaminan bagi guru, dan mengatasi perkelahian antarpelajar.</p>
<p>Pemimpin yang dikenal dengan kebersahajaannya itu juga berusaha menstabilkan sistem pendidikan nasional dengan tidak banyak melakukan perubahan kurikulum dan sistem pendidikan selama menjadi menteri.</p>
<p>Dan, kebijakan itu juga diikuti oleh Menteri Pendidikan Nasional selanjutnya, Wardiman Djojonegoro.</p>
<p>&#8220;Saya juga ingin menghentikan pameo &#8216;ganti menteri sama dengan ganti sistem dan ganti kurikulum&#8217;, saya melanjutkan apa yang telah dirintis Pak Fuad ketika menjadi menteri,&#8221; demikian Wardiman Djojonegoro mengenang sang pendahulu dan panutannya, Fuad Hassan.<br /><span style="font-size:78%;">(<a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/12/8/fuad-hassan-di-mata-penerusnya/" target="_blank">Maryati, Antara</a>)</span><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=91&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/11/fuad-hassan-di-mata-penerusnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fuad Hasan Guru bagi Semua Ilmu</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/08/fuad-hasan-guru-bagi-semua-ilmu/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/08/fuad-hasan-guru-bagi-semua-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 02:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/08/fuad-hasan-guru-bagi-semua-ilmu/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi mantan para mahasiswanya, meninggalnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Fuad Hasan, bukan hanya guru besar dalam bidang psikologi tapi juga guru bagi ilmu-ilmu lainnya.
&#8220;Pengetahuannya yang luas tidak untuk sendiri, tapi diberikan juga kepada para mahasiswanya,&#8221; kata Dekan Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia (UI), Dharmyati Utoyo Lubis, ketika dihubungi ANTARA News, di Depok, Jumat.

a mengemukakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=83&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Bagi mantan para mahasiswanya, meninggalnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Fuad Hasan, bukan hanya guru besar dalam bidang psikologi tapi juga guru bagi ilmu-ilmu lainnya.</p>
<p>&#8220;Pengetahuannya yang luas tidak untuk sendiri, tapi diberikan juga kepada para mahasiswanya,&#8221; kata Dekan Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia (UI), Dharmyati Utoyo Lubis, ketika dihubungi ANTARA News, di Depok, Jumat.</div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />a mengemukakan hal itu saat diminta tanggapan berkaitan dengan telah wafatnya Guru Besar UI tersebut pada</p>
<p>Kepala Pusat Informasi dan Humas Depdiknas, Bambang Wasito di Jakarta, Jumat menjelaskan, mantan Mendikbud itu meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo(RSCM) karena menderita kanker stadium tiga.</p>
<p>&#8220;Fuad Hasan meninggal pada pukul 15.40 WIB. Almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, besok (Sabtu, 8/12) dengan upacara militer,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Dharmyati Utoyo Lubis, almarhum Fuad Hasan selalu mau berbagi ilmu apa saja yang dimilikinya. &#8220;Saya menganggap bukan sebagai dosen saja tapi juga sebagai bapak (orang tua),&#8221; kata Dharmayati yang pernah mendapat mata kuliah Filsafat dari Fuad Hasan, pada tahun 70-an.</p>
<p>Ia mengatakan, banyak yang merasa kehilangan dengan kepergian selama-lamanya Fuad Hasan. &#8220;SMS dan telepon yang saya terima sebagai ungkapan rasa duka mencapai ratusan baik dari seluruh penjuru Indonesia maupun luar negeri,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menceritakan ketika ada mata kuliah yang cukup sulit dimengerti. &#8220;Tapi begitu beliau mengajar maka semuanya terasa mudah dimengerti. Cara penjelasannya yang mudah dicerna oleh para siswanya,&#8221; katanya.</p>
<p>Hubungan yang ada, kata dia, bukan hanya sebatas dosen dan mahasiswa saja, tapi juga sebagai orang tua dan anaknya. &#8220;Walaupun sudah tidak mendapat mata kuliah yang diajar beliau hubungan kami tetap dekat,&#8221; katanya.</p>
<p>Dijelaskannya bahwa ia terakhir bertemu Fuad Hasan dua bulan yang lalu dirumahnya. Ketika itu Fuad Hasan sudah sulit untuk berbicara karena sakit kanker paru-paru. &#8220;Meskipun begitu beliau masih mau menerima saya,&#8221; katanya.</p>
<p>Pesan yang selalu ingat dari almarhum adalah bahwa psikologi merupakan ilmu yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga diperlukan riset bagi penyerapan ilmu tersebut. &#8220;Selalu lakukan riset untuk membantu masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk saat ini, kata Dharmayati, sulit menemukan pengganti dari Fuad Hasan. &#8220;Sampai saat ini saya belum menemukan penggantinya,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan mahasiswa yang lainnya, Farida Haryoko juga mengatakan hal yang sama, bahwa Fuad Hasan mempunyai cara mengajar yang mudah dicerna, sehingga pelajaran yang sulit jadi mudah.</p>
<p>&#8220;Cara memandang sesuatu yang luas dengan filosofis dan diselingi humor, merupakan cara mengajar beliau yang disukai,&#8221; kata dosen psikologi UI tersebut.</p>
<p>Yang perlu dicontoh dari almarhum, katanya, adalah cara mengkritik seseorang dengan humor, sehingga orang yang dikritiknya tidak merasa tersinggung.<br /><font size="2">&nbsp;&nbsp;<a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/12/7/fuad-hasan-guru-bagi-semua-ilmu/" target="_blank">Antara</a>)</font><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=83&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/08/fuad-hasan-guru-bagi-semua-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sempat Dianggap Gila</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/07/sempat-dianggap-gila/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/07/sempat-dianggap-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 07:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/07/sempat-dianggap-gila/</guid>
		<description><![CDATA[Nama Joko Suprapto mendadak jadi perbincangan. Ini setelah blue energy temuannya menarik perhatian hingga dikampanyekan Presiden SBY. Penemuan bahan bakar alternatif berbahan dasar air itu akan dipresentasikannya dalam konferensi PBB tentang perubahan iklim yang kini sedang berlangsung di Bali. Berikut petikan wawancara dengan warga Ngadiboyo, Rejoso, Nganjuk itu.
Apa yang Anda lakukan di Bali?(Tanpa banyak bicara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=82&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Nama Joko Suprapto mendadak jadi perbincangan. Ini setelah blue energy temuannya menarik perhatian hingga dikampanyekan Presiden SBY. Penemuan bahan bakar alternatif berbahan dasar air itu akan dipresentasikannya dalam konferensi PBB tentang perubahan iklim yang kini sedang berlangsung di Bali. Berikut petikan wawancara dengan warga Ngadiboyo, Rejoso, Nganjuk itu.</p>
<p>Apa yang Anda lakukan di Bali?<br />(Tanpa banyak bicara dia menyodorkan lembaran naskah pidato berbahasa Inggris). Ini, saya sebenarnya tidak usah maju saja. Tapi bagaimana lagi. </div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />Mengapa selama ini Anda tertutup terhadap penelitian blue energy?<br />Belum saatnya saja.</p>
<p>Apa prinsip utama penemuan itu?<br />Pemisahan H plus dan H2 min dengan bantuan katalis-katalis dan proses tertentu sampai menjadi bahan bakar dengan jumlah ikatan karbon tertentu. Begini, ada C-C (karbon-karbon, Red) yang bergandengan, pacaran. Lalu kita ganggu, bagaimana kalau orang pacaran diganggu?</p>
<p>Apa bahan dasarnya?<br />Air. Aair tanah juga bisa, tapi kasihan warga karena harus nyedot dari bumi. Paling bagus air laut.</p>
<p>Lalu, kapan penelitian dimulai? Di mana?<br />Sekitar 2001, ya di rumah saya, Ngadiboyo sana. Tahun 2005 itu sudah selesai, tapi masih perlu penyempurnaan</p>
<p>Dapat ide dari mana?<br />Dalam Alquran itu semua yang ada di bumi bermanfaat bagi kehidupan manusia.</p>
<p>Apa kendalanya selama meneliti?<br />Banyak sekali, terutama semua orang menganggap saya gila, tidak waras lagi. Tidak ada yang percaya penelitian ini akan berhasil. Termasuk para akademisi, teman-teman saya dan semuanya.</p>
<p>Dari pihak keluarga juga?<br />Iya, terus terang saja saya berkali-kali mau cerai dengan istri gara-gara penelitian ini. Tapi alhamdulilah saya pertahankan sampai sekarang</p>
<p>Anda mendapat biaya dari mana?<br />Awalnya biaya sendiri. Pokoknya habis-habisan saya. Seluruh isi rumah saya yang saya kumpulkan sebelumnya seperti keluar semua, sertifikat di Pegadaian. Semua pokoknya.</p>
<p>Apa yang membuat Anda yakin akan berhasil?<br />Penemuan ini sangat bisa diilmiahkan, ada rumusnya. Kalau barang nyata kenapa tidak bisa?</p>
<p>Bagaimana penelitian ini sampai ke Presiden SBY?<br />Setelah penelitian selesai, saya dulu sudah menghasilan produk. Kemudian bertemu dengan Bapak Presiden di Jakarta sekitar Februari 2006. Semua orang selalu menganggap saya gila. Tapi Bapak Presiden tidak sama sekali. Selanjutnya penelitian ini diteruskan untuk disempurnakan dan jadilah seperti sekarang.<br /><span style="font-size:78%;">(<a href="http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&amp;id=183523&amp;c=61" target="_blank">JawaPos</a>)</span><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=82&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/07/sempat-dianggap-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Indonesia Menemukan Air Laut Sebagai BBM</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/orang-indonesia-menemukan-air-laut-sebagai-bbm/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/orang-indonesia-menemukan-air-laut-sebagai-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 05:14:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/orang-indonesia-menemukan-air-laut-sebagai-bbm/</guid>
		<description><![CDATA[Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.
Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=71&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.</p>
<p>Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) 2007</div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />“Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini benar-benar bermanfaat. Insya Allah,” ujar Heru begitu turun dari Ford Ranger B 9648 TJ.</p>
<p>Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air tersebut. Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu bus, dan satu truk pengangkut blue energy.</p>
<p>Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor. Rencananya, blue energy itu juga akan dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali.</p>
<p>“Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri,” tandas Heru bangga.</p>
<p>Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan, Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun Joko itu sangat irit. “Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15 kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer, hanya butuh 25 liter,” tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah itu.</p>
<p>Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru, keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember mendatang.</p>
<p>“Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres (pasukan pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden karacunan, tapi tidak. Coba saja,” tantangnya.</p>
<p>Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari moncong knalpot bus. “Sama sekali tidak ada baunya,” kata Djaelani setelah berkali-kali setelah mengisap asap tersebut.</p>
<p>Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. “Sama sekali tidak perlu ada modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa pakai,” tandasnya.</p>
<p>Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di tengah jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy. “Mobilnya malah semakin tidak ada getaran,” lanjutnya bangga.</p>
<p>Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001.<br /><span style="font-size:78%;">(<a href="/" target="_blank">Sumber</a>)</span><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=71&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/orang-indonesia-menemukan-air-laut-sebagai-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepeda Motor Pesanan SBY Itu Memakai Bahan Bakar Air</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/sepeda-motor-pesanan-sby-itu-memakai-bahan-bakar-air/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/sepeda-motor-pesanan-sby-itu-memakai-bahan-bakar-air/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 04:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/sepeda-motor-pesanan-sby-itu-memakai-bahan-bakar-air/</guid>
		<description><![CDATA[Sepeda motor ini pesanan Pak SBY,&#8221; kata Voll Johanes Bosco alias Boy (51), perancang sepeda motor dengan bahan bakar yang sebagian di antaranya adalah air.
Di tengah kemeriahan Gelar Teknologi Tepat Guna di Manado Convention Center (MCC), Kamis (8/11) petang, Boy tidak sungkan-sungkan menyebut nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengaku sempat mengejar Presiden hingga ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=67&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Sepeda motor ini pesanan Pak SBY,&#8221; kata Voll Johanes Bosco alias Boy (51), perancang sepeda motor dengan bahan bakar yang sebagian di antaranya adalah air.</p>
<p>Di tengah kemeriahan Gelar Teknologi Tepat Guna di Manado Convention Center (MCC), Kamis (8/11) petang, Boy tidak sungkan-sungkan menyebut nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengaku sempat mengejar Presiden hingga ke Yogyakarta hanya demi mempresentasikan energi alternatif untuk kendaraan bermotor. </div>
<p>
<div style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><br />&#8220;Waktu saya ke Jakarta, Pak SBY sedang ke Yogyakarta meninjau bencana gempa bumi, sehingga saya disuruh menyusul ke sana, lalu dinaikkan pesawat Hercules ke Yogya,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Boy merasa diperlakukan khusus, sehingga ia merasa tersanjung. Di dalam pesawat, Boy hanya bersama empat orang, selain awak pesawat.</p>
<p>Lelaki berjambang lebat ini pantas mendapat apresiasi besar. Meski hanya tamat sekolah menengah atas di Manado, Boy yang berdomisili di Palu, Sulawesi Tengah, itu menemukan sepeda motor hemat bahan bakar. Kendaraan roda dua itu telah diuji coba sejauh 247 kilometer, dengan campuran satu liter bensin dan empat liter air.</p>
<p>Sebelumnya, Boy selama 10 tahun telah meneliti sejumlah peralatan hemat energi. Dari 11 kali penelitian, ia fokus pada penemuan lampu hemat listrik dan sepeda motor hemat bahan bakar minyak.</p>
<p>Jika di jalan orang memakai lampu merkuri dengan daya listrik 250 watt, Boy bisa menciptakan lampu yang cahayanya setara lampu merkuri dengan kapasitas listrik hanya 12 watt. Lampu itu disebut dengan lampu light emitting diode (&gt;small 2small 0&lt;).</p>
<p>Demikian halnya sepeda motor yang 80 persen menggunakan bahan bakar air. Menurut Boy, sistem kerja sepeda motor sangat sederhana. Akan tetapi di beberapa bagian mesin sepeda motor ditambah reaktor mirip pipa besi. Saat sepeda motor ini berjalan, suhu reaktor mencapai 150-200 derajat Celsius.</p>
<p>Boy mengatakan, setiap motor bahan bakar menghasilkan gas buang CO dan CO2 (karbon dioksida dan karbon monoksida). Pada mesin ini kedua gas diambil dan direaksikan dengan air, sehingga menghasilkan gas baru methane (CH4). &#8220;Nah, methane inilah yang menggerakkan motor,&#8221; katanya.</p>
<p>Adapun energi untuk menjalankan reaktor diambil dari panas gas buang, sehingga pembakaran menjadi sangat efisien jika tabung reaktor mencapai suhu 200 derajat Celsius. Gas buang yang dihasilkan sangat ramah lingkungan.</p>
<p>Boy tentu tidak asal menciptakan. Temuan sepeda motor berbahan bakar air telah ia presentasikan kepada beberapa ahli di Departemen Energi Sumber Daya Mineral di Jakarta. &#8220;Saya disuruh pindah ke Jakarta untuk penelitian lanjutan, tetapi saya lebih suka tinggal di Palu,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemahiran Boy merancang teknologi dilatarbelakangi pengalamannya sebagai pekerja mekanik di bengkel. Boy sendiri adalah pegawai negeri sipil di Radio Republik Indonesia Palu.<br /><span style="font-size:78%;">(<a href="http://www.kompas.com/kompas-cetak/0711/09/daerah/3980893.htm" target="_blank">KCM</a>)</span><br /></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=67&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/06/sepeda-motor-pesanan-sby-itu-memakai-bahan-bakar-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daftar Orang-Orang Gagal</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/daftar-orang-orang-gagal/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/daftar-orang-orang-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 04:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/daftar-orang-orang-gagal/</guid>
		<description><![CDATA[Daftar Orang-Orang Gagal(Anda kenal mereka semua? )
Ini adalah cerita tentang orang-orang yang pernah gagal dalam hidup dan dalam perjuangan mengejar impian mereka. Jika selama ini kita hanya dijejali cerita-cerita sukses, maka inilah cerita tentang kegagalan…Terima kasih kepada rekan-rekan saya yang telah menyumbangkan data luar biasa ini.1. Albert Einstein belum dapat berbicara sampai ia berusia 4 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=49&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Daftar Orang-Orang Gagal<br />(Anda kenal mereka semua? )</p>
<p>Ini adalah cerita tentang orang-orang yang pernah gagal dalam hidup dan dalam perjuangan mengejar impian mereka. Jika selama ini kita hanya dijejali cerita-cerita sukses, maka inilah cerita tentang kegagalan…Terima kasih kepada rekan-rekan saya yang telah menyumbangkan data luar biasa ini.<br /><span class="fullpost"><br />1. Albert Einstein belum dapat berbicara sampai ia berusia 4 tahun dan belum dapat membaca sampai ia berusia 7 tahun. Gurunya melukiskannya sebagai orang yang lamban ingatan, tidak dapat bergaul dan selalu terlena dalam lamunan- lamunannya yang tolol. Ia kemudian dikeluarkan dari sekolah dan ditolak oleh Zurich Polytechnic School.</p>
<p>2. Ketika Alexander Graham Bell menemukan telepon pada tahun 1876, penemuan itu sesaat tidak begitu populer dan kurang mendapat sambutan khalayak ramai. Setelah mendemonstrasikan penemuannya (mencoba untuk membuat percakapan telepon), Presiden Rutherford Hayes<br />berkata’ “Ini merupakan penemuan yang menakjubkan, tetapi siapa yang akan memakainya?”.</p>
<p>3. Babe Ruth, yang oleh para ahli sejarah olah raga dipandang sebagai atlit terbesar sepanjang masa dan yang terkenal dengan rekor home run ciptaannya, sekaligus memegang rekor untuk strikeout.</p>
<p>4. Beethoven memegang biola dengan canggung dan lebih senang memainkan komposisinya sendiri dari pada tekniknya. Gurunya menjulukinya komposer tanpa harapan. Ludwig Van Beethoven, setelah pendengarannya semakin menurun, pada usianya yang ke-46 tahun, ia menjadi tuli total. Meskipun demikian, ia tetap menulis musiknya yang terbesar, termasuk lima simfoni selama tahun-tahun terakhirnya..</p>
<p>5. Charles Darwin, Bapak Teori Evolusi, melepaskan karirnya di bidang medis dan diberitahu ayahnya bahwa, “Kamu tidak tertarik pada apapun kecuali menembak, serta mengejar anjing dan tikus.” Dalam otobiografinya, Darwin menulis, “Aku oleh semua guruku dan<br />oleh ayahku dianggap sebagi anak laki-laki yang tidak punya kelebihan apapun, agak dibawah standar kecerdasan yang umum.”</p>
<p>6. Pada tahun 1940, penemu muda lainnya yang bernama Chester Carlson mengemukakan gagasannya kepada 20 perusahaan besar, termasuk yang terbesar di seluruh negara. Mereka semua menolaknya. Pada tahun 1947 (setelah ditolak selama 7 tahun), akhirnya ia mendapatkan sebuah<br />perusahaan kecil di Rochester, New York bernama Haloid Company, ang bersedia untuk membeli hak paten sebuah mesin fotokopi listrik temuannya. Haloid akhirnya menjadi Xerox Corporation. Sekarang, baik Xerox Corporation maupun Chester Carlson menjadi kaya raya.</p>
<p>7. Saat dituliskannya Chicken Soup for The Soul, buku itu telah ditolak oleh 33 penerbit sebelum akhirnya Health Communications<br />bersedia untuk menerbitkannya. Semua penerbit besar New York mengatakan kalau isinya selalu mengenai hal-hal yang baik dan tidak ada yang ingin membaca buku yang berisi cerita-cerita pendek. Sejak saat itu, lebih dari 7 juta kopi buku Chicken Soup for The Soul, A Second Helping of Chicken Soup for The Soul dan Chicken Soup for The Soul Cook Book telah dijual di seluruh dunia dan diterjemahkan ke dalam 20 bahasa.</p>
<p>8. Clint Eastwood dan Burt Reynolds, pada tahun 1959 telah dipecat oleh pejabat tinggi Universitas Pictures pada saat yang bersamaan dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan sebagai berikut; kepada Burt Reynolds : “Anda sangat tidak berbakat”; kepada Clint Eastwood : “Gigi anda ada yang keropos, jakun anda terlalu menonjol dan anda berbicara terlalu pelan sekali.” Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa saat ini mereka berdua menjadi bintang terkenal dalam industri perfilman Hollywood.</p>
<p>9. Dr. Ignatius Piazza muda, ketika baru lulus dari sekolah kiropraktis, ingin membuka praktek di daerah indah Monterey Bay di California. Ia diberi tahu oleh masyarakat kiropraktis lokal bahwa daerah itu sudah kaebanyakan ahli kiropraktis dan disitu tidak ada cukup banyak calon pasien untuk mendukung adanya praktek lain. Dalam 4 bulan berikutnya, ia menghabiskan 10 jam sehari untuk mengunjungi rumah demi rumah dan memperkenalkan dirinya sebagai dokter kiropraktis di kota itu. Ia mengetuk 12.500 pintu rumah dan berbicara pada 6500 orang, serta mengundang mereka untuk datang pada acara open housenya yang akan datang. Sebagai hasil ketabahan dan pengabdiannya, selama bulan-bulan pertama praktek ia menerima 23 pasien baru dan memperoleh rekor pendapatan untuk jangka waktu itu, yaitu $ 72.000 dalam sebulan.</p>
<p>10. Pada tahun 1954, Jimmy Denny, seorang Manager Grand Ole Oprey, memecat Elvis Presley seusai satu pertunjukan. Dia mengatakan, “Kau tidak akan menjadi terkenal, nak. Sebaiknya engkau kembali menjadi sopir truk saja”. Ternyata dia keliru karena akhirnya Elvis Presley kemudian menjadi seorang penyanyi yang paling terkenal di seluruh dunia.</p>
<p>11. Franklin D Roosevelt lumpuh karena polio pada usia 39 tahun. Meskipun demikian dia menjadi salah satu pemimpin Amerika Serikat yang paling dicintai dan paling berpengaruh. Dia terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat sebanyak 4 kali.</p>
<p>12. Garincha, pemain sepakbola terkenal dari Brasil adalah seorang yang pincang kakinya, tapi ia dapat berlari sangat cepat dan mempunyai<br />tendangan yang sangat keras. Karena ketekunannya berlatih setiap hari, ia menjadi tulang punggung Tim Nasional Brasil.</p>
<p>13. Henry Ford, gagal dan jatuh bangkrut sebanyak 5 kali sebelum akhirnya ia meraih kesuksesan.</p>
<p>14. Isaac Newton sangat buruk prestasinya di sekolah dasar.</p>
<p>15. Kentucky Fried Chicken (KFC) telah mencoba 1000 kali resep makanan dari ayam tetapi masih juga tidak ada pelanggan yang mampir di kedainya. KFC berhasil dan menjadi terkenal serta berkembang setelah mencoba resep yang ke-1001. Sekarang KFC ada hampir di seluruh dunia.</p>
<p>16. Leo Tolstoy, pengarang War and Peace, gagal kuliahnya. Ia digambarkan sebagai orang yang tidak mampu dan tidak mau belajar.</p>
<p>17. Leon Uris, pengarang “Exodus” yang terlaris, tidak lulus di Sekolah Menengah di Inggris sebanyak 3 kali.</p>
<p>18. Louis L’Amor, seorang penulis lebih dari 100 novel Western (Koboi) yang sukses, dimana bukunya dicetak lebih dari 200 juta kopi, pernah ditolak sebanyak 350 kali sebelum berhasil menjual bukunya yang pertama. Ia kemudian menjadi seorang novelis Amerika pertama yang<br />menerima medali emas dari Kongres atas karirnya yang cemerlang sebagai penulis dan juga atas sumbangannya terhadap negara melalui karya-karyanya yang berlatar belakang sejarah.</p>
<p>19. Louis Pasteur merupakan murid yang sedang-sedang saja prestasinya dalam mata kuliah dan hanya menempati urutan ke-15 dari 22 siswa<br />dalam ilmu kimia.</p>
<p>20. Lucille Ball, ketika mulai belajar menjadi artis pada tahun 1927, instruktur kepala di Sekolah Drama John Murray Anderson<br />pernah berkata kepadanya, “Cobalah profesi yang lain, apa saja.”</p>
<p>21. Malcom Forbes almarhum, pemimpin majalah FORBES, salah satu majalah bisnis paling sukses di dunia, tidak berhasil menjadi staf<br />majalah kampus ketika ia menjadi mahasiswa di Princeton University.</p>
<p>22. Mega bintang bola basket Michael Jordan pernah disisihkan dari regu bola basketnya saat di SMA.</p>
<p>23. Pada tahun 1944, Emmeline Snively, seorang direktur Agen Model Blue Book berkata kepada calon model berbakat yang bernama Norma Jean Baker (Marilyn Monroe) bahwa, “Anda lebih baik belajar menjadi sekreteris atau kalau tidak menikah saja”.</p>
<p>24. Ketika Pablo Casals mencapai usia 95 tahun, seorang reproter muda bertanya kepadanya, “Mr. Casals, anda sekarang sudah berusia 95 tahun, dan merupakan pemain cello terbesar yang pernah ada. Mengapa anda masih berlatih selama 6 jam sehari ?” Mr. Casals kemudian menjawab, “Karena saya rasa saya masih bisa membuat kemajuan lagi pada diri saya”.</p>
<p>25. Pada tahun pertama bisnisnya, Perusahaan Coca-cola hanya mampu menjual 400 botol saja.</p>
<p>26. Instruktur ski Pete Seibert dianggap gila saat pertam kali mengutarakan impiannya untuk mendirikan sebuah resor ski.<br />Ketika berdiri di puncak sebuah gunung di Gore Range di Colorado, ia menggambarkan impian yang dibawa sejak usianya 12 tahun dan memulai tantangan untuk meyakinkan orang lain bahwa impiannya itu dapat dilaksanakan.. Impiannya sekarang menjadi kenyataan yang disebut Vail.</p>
<p>27. Delapan belas penerbit menolak cerita sepanjang 10.000 kata dari Richard Bach tentang seekor burung camar yang “terbang tinggi”,<br />JonathanLivingston Scagull, sebelum Macmilan akhirnya menerbitkannya pada tahun 1970. Menjelang tahun 1975 buku itu telah terjual lebih dari 7 juta kopi di Amerika Serikat saja.</p>
<p>28. Richard Hooker selama 7 tahun menggarap novel perangnya yang jenaka “MASH” dan menghadapi penolakan dari 21 penerbit sebelum Morrow memutuskan untuk menerbitkannya. Itu menjadi buku terlaris dengan mudah dan menelurkan film yang meledak dan serial televisi yang sangat sukses.</p>
<p>29. Ayah pematung Rodin mengatakan bahwa, “Aku mempunyai seorang anak yang idiot.” Rodin digambarkan sebagai murid yang paling bodoh di sekolahnya, dimana 3 kali ia gagal memasuki sekolah seni. Pamannya menyebutnya sebagai seorang anak yang tidak dapat dididik.</p>
<p>30. Sarah Bernhardt, yang diaggap sebagai salah satu artis terbesar yang pernah ada, diamputasi kakinya karena luka ketika dia berumur 70 tahun, tetapi ia masih tetap berakting selama 8 tahun sesudahnya.</p>
<p>31. Penulis naskah drama Tennessee Williams marah besar ketika lakon dramanya “Me, Vasha” tidak dipilih sebagai pemenang dalam perlombaan tingkat kelas di Universitas Washington dimana ia mendaftarkan diri dalam Bahasa Inggris XVI. Gurunya mengenang bahwa T. Williams telah mencemoohkan keputusan para juri sekaligus kecerdasan mereka.</p>
<p>32. Pada tahun 1962, empat musisi muda (group rock) asal Inggris yang gugup bermain untuk pertunjukan rekaman mereka yang pertama kalinya di hadapan eksekutif perusahaan rekaman DECCA. Mereka tidak tertarik dengan kelompok 4 pemuda itu. Ketika menolak group rock asal Inggris itu (The Beatles), salah seorang eksekutif itu mengatakan bahwa, “Kami sangat tidak menyukai mereka, disamping itu kelompok gitarisnya juga tidak begitu populer”.</p>
<p>33. Thomas Alfa Edison barangkali merupakan penemu yang paling besar dalam sejarah Amerika Serikat. Ketika pertama kali ia sekolah di Port Huron, Michigan, gurunya mengeluh kalau ia terlalu lamban,bodoh untuk mempelajari apapun dan sulit untuk diatur. Oleh karena itu, ibunya memutuskan untuk menariknya dari sekolah itu dan mengajarinya sendiri di rumah. Thomas Alfa Edison muda sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Sewaktu berumur 10 tahun, ia membuat laboratorium kimianya sendiri untuk pertama kalinya. Energi dan kejeniusannya<br />yang tidak ada habisnya (yang dikatakannya sebagai “10% inspirasi dan 90% kerja keras”) akhirnya membuahkan lebih dari 1300 penemuan sepanjang hidupnya.</p>
<p>Ketika Thomas Alfa Edison menemukan bola lampu, ia telah melakukan eksperimen lebih dari 2000 kali sebelum bola lampu itu bisa menyala. Seorang reporter muda bertanya bagaimana mengalami kegagalan sebanyak itu, lalu Edison menjawab, “Saya tidak pernah gagal sekalipun, karena saya akhirnya menemukan bola lampu, hanya saja itu merupakan proses 2000 tahap.”</p>
<p>34. Walt Disney dipecat oleh seorang editor surat kabar karena dianggap kekurangan ide. Ia juga jatuh bangkrut beberapa kali sebelum membangun Disney Land.</p>
<p>35. Penulis William Kennedy telah menulis beberapa naskah, semuanya ditolak oleh berbagai penerbit, sebelum sukses mendadaknya dengan novel Ironweed, yang pernah ditolak oleh 13 penerbit hingga akhirnya diterima untuk diterbitkan.</p>
<p>36. Wilma Rudolph adalah anak ke-20 dari 22 bersaudara. Dia lahir secara prematur dan mempunyai harapan hidup yang sangat tipis. Ketika<br />berusia 4 tahun, ia diserang radang paru-paru dan demam scarlet yang menyebabkan kaki kirinya lumpuh total hingga kakinya harus ditopang dengan penyangga. Pada usia 9 tahun, ia melepaskan penyangga kakinya yang terbuat dari besi dan mulai berjalan tanpa menggunakan alat itu. Pada usianya yang ke-13 tahun, ia berhasil berjalan dengan ritmis, yang menurut dokter hal itu merupakan suatu keajaiban, karena sebelumnya ia sudah divonis tidak akan mungkin bisa berjalan. Pada tahun tersebut ia memutuskan untuk menjadi seorang pelari. Suatu hari ia mengikuti satu perlombaan dan tidak mencapai garis finish. Hal itu dilakukannya berulang-ulang hingga akhirnya ia dapat mencapai garis finish tapi paling akhir. Selama tahun-tahun beriktunya, pada setiap perlombaan yang yang diikutinya, ia mencapai garis finish paling akhir. Bahkan setiap orang sudah menyuruhnya untuk berhenti, tetapi ia terus berlari, berlari, dan terus berlari tanpa pernah untuk putus asa. Hingga pada suatu hari ia berhasil untuk memenangkan sebuah perlombaan. Kemudian menang lagi dan menang lagi. Sejak saat itu ia selalu memenangkan setiap perlombaan yang diikutinya. Akhirnya gadis kecil ini, yang dulu divonis tidak akan mampu untuk berjalan lagi, berhasil merebut 3 medali emas olimpiade.</p>
<p>37. Winston Churchill tidak naik kelas di kelas 6 sekolah dasar. Ia baru menjadi Perdana Menteri Inggris pada usia 62 tahun, setelah ia mengalami kekalahan-kekalahan dan kemunduran-kemunduran sepanjang kehidupannya. Sumbangan-sumbangannya yang terbesar muncul ketika ia sudah menjadi warga negara yang sudah tua.</p>
<p>38. Woody Allen, seorang penulis, dan strudara pemenang Academy Award, tidak lulus dalam mata kuliah “Produksi Film” di New York University dan City College of New York. Ia juga tidak lulus dalam mata kuliah “Bahasa Inggris” di New York University.</p>
<p>39. Zico muda dulunya adalah seorang pemain lapis ketiga dari tim sepak bola yang dibelanya. Tapi karena ketekunan, kesabaran dan<br />keuletannya berlatih meskipun jarang diturunkan oleh pelatihnya, akhirnya kesempatan untuk menjadi tim inti dapat tercapai setelah para pemain intinya cidera. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya selama ini yang dipandang sebelah mata oleh pelatihnya, hingga ia berhasil mencetak gol. Sejak saat itu Zico selalu menjadi pemain inti, baik di klub maupun di Tim Nasional Brasil.</p>
<p>Ya, itu semua cerita tentang bagaimana mereka mengalami kegagalan yang begitu pahit. Bukan hanya sekali dua kali mereka mengalami jatuh bangun, tetapi berulang kali mengalami kegagalan dan kegagalan.</p>
<p>Menariknya, sehingga mereka pantas untuk diceritakan kembali adalah karena mereka tidak pernah menyerah dengan kegagalan-kegagalan mereka. Mereka selalu bangkit lagi setiap kali mereka jatuh. Banyak di antara mereka yang di awalnya sama sekali tidak menonjol prestasinya. Namun mereka punya impian dan punya keyakinan bahwa impiannya pasti terwujud. Keyakinan membuat mereka pantang menyerah. Hingga akhirnya mereka semua adalah orang-orang yang kita semua mengenal sebagai orang-orang sukses yang tercatat dalam sejarah.</p>
<p>Jika hari ini Anda merasa sedang dalam kegagalan, cobalah bangkit satu kali lagi. Mungkin inilah kegagalan terakhir Anda yang harus Anda alami untuk selangkah lagi memperoleh kesuksesan Anda. Karena orang yang betul-betul gagal adalah mereka yang memutuskan berhenti berusaha sebelum berhasil.</p>
<p>Selalu ada sisi baik dari setiap hal. Fokuslah pada hal-hal baik itu jika ingin hidup berkelimpahan dengan kebaikan. Berpikir positif merupakan sumber segala kebaikan.</p>
<p>Sumber : Milis</p></div>
<p></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=49&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/daftar-orang-orang-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Prajurit Tempur ke Gubernur</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/dari-prajurit-tempur-ke-gubernur/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/dari-prajurit-tempur-ke-gubernur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 03:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/dari-prajurit-tempur-ke-gubernur/</guid>
		<description><![CDATA[NAMA Sutiyoso tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan hiruk pikuk Jakarta. Selama 10 tahun, laki-laki asal Semarang itu duduk sebagai gubernur di ibu kota Indonesia.
Yang istimewa, selama dua periode jabatannya itu, dia tercatat sebagai satu-satunya gubernur di Indonesia yang merasakan kepemimpinan lima orang presiden. Sutiyoso naik menjadi gubernur menggantikan Soerjadi Sudirja 10 tahun lalu, tepatnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=45&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">NAMA Sutiyoso tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan hiruk pikuk Jakarta. Selama 10 tahun, laki-laki asal Semarang itu duduk sebagai gubernur di ibu kota Indonesia.</p>
<p>Yang istimewa, selama dua periode jabatannya itu, dia tercatat sebagai satu-satunya gubernur di Indonesia yang merasakan kepemimpinan lima orang presiden. Sutiyoso naik menjadi gubernur menggantikan Soerjadi Sudirja 10 tahun lalu, tepatnya 6 Oktober 1997.<br /><span class="fullpost"><br />Lulusan Akademi Militer 1968 itu besar sebagai seorang prajurit. &#8220;Selama 25 tahun saya ini menjadi prajurit Kopassus. Lalu, saya menjadi gubernur. Itu tidak mudah,&#8221; katanya saat berbuka bersama dengan para pimpinan media massa ibu kota di rumah dinasnya akhir September lalu.</p>
<p>Tengok saja daftar keterlibatannya dalam berbagai penugasan militer. Mulai Operasi PGRS/Paraku, 1969; Operasi Flamboyan, Timtim, 1975; Operasi Seroja, Timtim, 1975 hingga Operasi Aceh Merdeka, Aceh, 1978, pernah dia ikuti.</p>
<p>Karir militer pun dilalui dari bawah, mulai jabatan tingkat peleton hingga tiga bintang tersemat di pundaknya. Sutiyoso tercatat sebagai komandan Korem 62 Suryakencana, Bogor, 1993; kepala Staf Kodam Jaya, Maret 1994 hingga Pangdam Jaya.</p>
<p>Buka puasa dengan para pemimpin media massa itu sekaligus dijadikannya acara pamitan. Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos itu mengakui memimpin Jakarta sangat tidak mudah. Ketegasan menjadi syarat mutlak untuk menata ibu kota.</p>
<p>Terbukti, gaya kepemimpinan yang tegas dan cenderung tak tanggung saat sebuah kebijakan sudah diputuskan menjadi salah satu ciri khasnya. Ibarat kata, menampar satu kali dan masalah selesai menjadi lebih baik daripada mencubit puluhan kali, namun masalah belum tentu selesai.</p>
<p>&#8220;Periode pertama saya fokuskan untuk memulihkan keadaan,&#8221; ujarnya. Periode pertama (1997-2002) Sutiyoso mengakui menjadi masa sulit bagi Jakarta. Krisis moneter baru saja menghantam dan sisa trauma kerusuhan belum pulih benar. Saat itu pendapatan asli daerah hanya Rp 1 triliun. Baru pada periode kedua berangsur-angsur PAD Jakarta meningkat. Saat ini PAD Jakarta sudah mencapai Rp 20,45 triliun.</p>
<p>Setelah memilih berkonsentrasi memulihkan ibu kota, pada periode kedua Sutiyoso langsung tancap gas dengan ketegasan. Gebrakan pertama yang dia lakukan adalah pemagaran silang Monas. Areal seluas sekitar 80 hektare itu dulu berdiri tanpa pagar pembatas. Dari ruas Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara dan Selatan, siapa pun bisa bebas masuk. Apakah yang berniat rekreasi untuk menikmati Monas atau mereka yang berniat jahat juga bebas masuk tanpa kontrol ketat.</p>
<p>Saat itu Monas menjadi salah satu titik rawan kejahatan. Mulai tukang palak hingga pekerja seks komersial (PSK) menjadikan kawasan itu sebagai daerah operasi. Saat itu, pengunjung Monas sempoyongan akibat minuman keras menjadi pemandangan biasa.</p>
<p>Sutiyoso kemudian berinisiatif memagari kawasan tersebut. Pagar setinggi tiga meter kukuh mengelilingi kawasan itu. Akses keluar masuk pengunjung juga tak lagi bebas. Kontan saja langkah itu mendapat protes keras. &#8220;Hampir setiap hari saya didemo. Sampek elek saya tidak mundur. Karena saya tahu ini kebijakan yang harus dilakukan untuk menata Monas,&#8221; ujar Sutiyoso.</p>
<p>Monas saat ini sudah sangat berbeda dengan Monas lima atau enam tahun lalu. Salah satu sudut kawasan itu menjadi pusat latihan Dinas Tramtib dan Linmas Pemprov DKI Jakarta. Keberadaan pusat latihan itu ikut menentukan pengendalian keamanan Monas. Rusa-rusa liar juga sengaja ditempatkan untuk menambah keasriannya.</p>
<p>Selesai dengan pemagaran Monas, Sutiyoso kembali menggebrak dengan pembangunan pedestrian di ruas Jalan Sudirman-M.H. Thamrin. Para pengelola gedung perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan di sepanjang jalan utama ibu kota langsung lantang meneriakkan protes. Wajar saja, lahan mereka dipangkas sepanjang dua meter dari bibir jalan. Pada lahan yang terpangkas itu, dibangun jalur khusus pejalan kaki.</p>
<p>Tujuannya, selain memberi ruang bagi pejalan kaki, pedestrian menjadi tempat nyaman para pengguna kendaraan umum yang menunggu kedatangan armada angkutan tanpa perlu meluber ke jalanan.</p>
<p>Protes keras terhadap pembangunan pedestrian saat itu tak kalah kencang dengan penolakan pemagaran Monas. Akhirnya Sutiyoso memanggil para pengelola gedung di sepanjang Jalan M.H. Thamrin-Sudirman.</p>
<p>Pada pertemuan itu, bukan negosiasi yang terjadi. Sutiyoso justru menantang para pemrotes. Dia bersikukuh tak akan menghentikan pembangunan pedestrian. Yang menentang dipersilakan meneriakkan protes tanpa bisa berharap protes mereka mampu mengubah kebijakan.</p>
<p>Hasilnya? Menunggu kendaraan umum di Jalan M.H. Thamrin-Sudirman kini tak perlu lagi harus berdesakan hingga tumpah ke jalanan. Tak perlu lagi takut terserempet kendaraan yang melintas. Lebar dua meter pedestrian di sepanjang ruas jalan itu sudah cukup menampung luberan pengguna kendaraan umum.</p>
<p>Tentu tetap saja masih ada kemacetan. Dan, tetap saja masih banyak sepeda motor mencuri jalan dengan menggunakan pedestrian sebagai jalur alternatif memecah kemacetan. Tapi, pengendara sepeda motor yang nekat naik ke pedestrian harus berkuping tebal. Sumpah serapah dari para pengguna pedestrian pasti meluncur keras kepada pengendara sepeda motor nekat itu.</p>
<p>Satu lagi kebijakan tegas tanpa peduli protes Sutiyoso yang patut mendapat perhatian. Meniru penanganan kemacetan di ibu kota Kolombia, Bogotta, Sutiyoso membuat kebijakan pembangunan jalur khusus bus. Busway nama bekennya. Pembangunan koridor I busway dari Blok M-Kota dimulai pada 2004.</p>
<p>Satu jalur khusus busway sengaja dibangun tanpa boleh dilewati kendaraan lain. Tak peduli apakah itu kendaraan pribadi, kendaraan umum, kendaraan pejabat, atau kendaraan rakyat. Satu jalur itu khusus untuk armada busway.</p>
<p>&#8220;Saya terima semua protes dan cercaan saat pembangunan koridor I itu. Ada yang mengejek, Frank Sinatra lagunya My Way, kalau Bang Yos ya I did it Busway,&#8221; seloroh Sutiyoso.</p>
<p>Selain pengguna jalan, para pengusaha di sekitar Glodok berteriak lantang menolak kebijakan itu. Alasannya, sejak ada busway omzet mereka turun drastis akibat pengunjung kesulitan mendapat akses jalan ke daerah itu.</p>
<p>Lagi-lagi Sutiyoso tak mau ambil pusing dengan protes itu. Koridor I busway terbukti sukses menghadirkan kendaraan nyaman full AC, bebas hambatan, dan nyaman. Sayang, kenyamanan itu tak berlanjut pada koridor-koridor selanjutnya.</p>
<p>Tengok saja koridor II, III hingga V yang saat ini sudah beroperasi. Kenyamanan semakin sulit dirasakan akibat jumlah penumpang tak sebanding dengan jumlah armada. Sutiyoso sebenarnya sudah menyiapkan jurus baru menyiasati hal ini. Dua bus yang didesain menyatu menjadi alternatif pemecah persoalan itu. Sayang, hingga hari ini armada bus gandeng itu tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok akibat kendala pajak. Armada itu dianggap barang mewah berpajak selangit.</p>
<p>Masih ada impian Sutiyoso yang belum terwujud pada penataan transportasi ibu kota. Monorail dan subway. Hingga hari ini, monorail hanya menyisakan tiang-tiang pancang tanpa kejelasan kelanjutan pembangunannya. Pembangunan monorail dan subway akhirnya memaksa pemerintah pusat turun tangan.</p>
<p>Bagaimana soal banjir? Jika Belanda dulu membentengi Jakarta dengan Banjir Kanal Barat (BKB), Sutiyoso berjuang mewujudkan Banjir Kanal Timur (BKT). BKT tidak sepenuhnya akan membebaskan Jakarta dari banjir. Maklum, 75 persen wilayah ibu kota ternyata berada di bawah permukaan laut. Kanal itu ditargetkan mampu mengurangi derita banjir di daerah sisi timur Jakarta. Daerah ini selalu menjadi titik terparah saat banjir tiba.</p>
<p>Kanal sepanjang sekitar 23,5 kilometer itu hingga saat ini terus digarap. Pembebasan lahan menjadi kendala pembangunannya. Lagi-lagi pemerintah pusat akhirnya ikut turun tangan untuk menuntaskan pembangunannya. &#8220;BKT akan meminimalkan luapan air dari sisi timur,&#8221; jelas Sutiyoso.</p>
<p>Hingga akhir jabatannya, Sutiyoso belum bisa menikmati keberhasilan pembangunan BKT. Pada pembangunan BKT ini Sutiyoso juga tetap galak walau tak bisa asal gusur. Setiap jengkal lahan milik warga yang sudah terbayar, pembangunan kanal langsung digenjot. Hingga saat ini sudah sekitar 18 kilometer pembangunan BKT berjalan.</p>
<p>Sutiyoso juga dikenal sebagai raja tega dalam urusan gusur-menggusur. Tak terhitung berapa titik pedagang kaki lima (PKL) yang dia libas. &#8220;Kita sama sekali tidak melarang berdagang, Tapi, berdaganglah pada tempatnya, Yang tertib,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Penertiban PKL Senen dan Jatinegara, misalnya. Penertiban PKL Senen sempat memantik bentrok masa. Tapi, penertiban itu terbukti manjur membuka sumbatan jalan demi kelancaran lalu lintas.</p>
<p>Hal serupa terjadi di ruas jalan Jatinegara. Dulu, dari empat ruas jalan, tinggal satu ruas yang bisa digunakan. Tiga ruas lain menjadi lahan berdagang PKL. Tanpa banyak bicara Sutiyoso langsung membersihkan kawasan itu. Saat ini ruas jalan di sekitar Stasiun Jatinegara kembali normal.</p>
<p>Bang Yos boleh saja disebut sukses membangun Jakarta. Sukses Sutiyoso juga berbuah banyak penghargaan. Dia mendapat penganugerahan gelar doktor honoris causa dari Universitas Diponegoro dan Universitas Busan, Korea Selatan.</p>
<p>Bapak dua putri itu juga terbukti sukses sebagai prajurit tempur yang sukses menjadi gubernur. Namun, kelihaiannya di kancah nasional belum teruji sepenuhnya. Tentu saja tantangan di tingkat nasional jauh lebih sulit.</p>
<p>Keputusannya maju sebagai capres patut mendapat apresiasi. Minimal, ada muka baru dalam pentas pemilihan presiden nanti yang bisa menjadi alternatif pilihan rakyat. (tir)</p>
<p>Data Pribadi</p>
<p>Nama: Letjen TNI (pur) Dr (HC) H Sutiyoso SH</p>
<p>Tempat Tanggal Lahir: Semarang, 6 Desember 1944</p>
<p>Pendidikan: Akademi Militer Nasional, Jogjakarta, 1968</p>
<p>Istri: Setyorini (menikah 1974)</p>
<p>Anak:<br />- Yessy Riana Dilliyanti<br />- Renny Yosnita Ariyanti</p>
<p>Ayah: Tjitrodihardjo</p>
<p>Ibu: Sumini</p>
<p>Pendidikan:<br />- Sekolah Dasar, 1955<br />- Sekolah Menengah Pertama, 1959<br />- Sekolah Menengah Atas, 1963<br />- Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil, Untag, Semarang, 1964 (hanya setahun)<br />- Akademi Militer Nasional, Magelang, 1968<br />- Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Bidang Ilmu Politik dari Busan University, Korea Selatan, 2001<br />- Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Bidang Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang, 2007</p>
<p>Karir:<br />- Asisten Personel Kopassus, 1988<br />- Asisten Operasi Kopassus, 1990<br />- Asisten Operasi Kepala Staf Kostrad, 1991<br />- Wakil Komandan Jenderal Kopassus, 1992<br />- Komandan Korem 062 Suryakencana, Bogor, 1993<br />- Kepala Staf Kodam Jaya, Maret 1994<br />- Pangdam Jaya, April 1996<br />- Gubernur DKI Jakarta, 1997-2002<br />- Gubernur DKI Jakarta, 2002-2007</p>
<p>Hobi:<br />- Bulu tangkis, tenis, golf, menembak, basket, dan sepak bola</p>
<p><span style="font-size:78%;">Sumber : <a href="http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&amp;id=307065" target="_blank">JawaPos</a></span></div>
<p></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=45&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/dari-prajurit-tempur-ke-gubernur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prof.DR.Khairil Ansari Umri, MPD. : Menjual Es Dan Koran Bekas Untuk Biaya Sekolah</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/profdrkhairil-ansari-umri-mpd-menjual-es-dan-koran-bekas-untuk-biaya-sekolah/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/profdrkhairil-ansari-umri-mpd-menjual-es-dan-koran-bekas-untuk-biaya-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 06:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/profdrkhairil-ansari-umri-mpd-menjual-es-dan-koran-bekas-untuk-biaya-sekolah/</guid>
		<description><![CDATA[Satu diantara Guru Besar Universitas Negeri Medan yang telah ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional akhir tahun 2005 yang lalu adalah Prof. DR.Khairil Ansari Umri, MPD, putra ke delapan dari pasangan almarhum H.Oemar Effendi AB dan almarhumah Hj.Nurul Huda Ass. Lahir di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, 42 tahun yang lalu, tepatnya 10 September 1963.
Melalui disiplin dan didikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=35&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Satu diantara Guru Besar Universitas Negeri Medan yang telah ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional akhir tahun 2005 yang lalu adalah Prof. DR.Khairil Ansari Umri, MPD, putra ke delapan dari pasangan almarhum H.Oemar Effendi AB dan almarhumah Hj.Nurul Huda Ass. Lahir di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, 42 tahun yang lalu, tepatnya 10 September 1963.</p>
<p>Melalui disiplin dan didikan yang keras dari orang tuanya, Khairil panggilan akrabnya ditempa, diajarkan untuk bekerja keras dan belajar sungguh-sungguh. Karena orang tuanya hanya pegawai rendahan di puskesmas Perbaungan yang harus membiayai 9 orang anak-anaknya, mengakibatkan kondisi ekonomi keluarga cukup sulit.</p>
<p>Karena kesulitan ekonomi itu, sejak kelas 3 SD, Khairil terpaksa menjual es dan koran bekas untuk biaya sekolah. Setiap pagi sebelum ke sekolah ia menitipkan jualan es di kedai langganannya. Sedangkan sore hari, ia mengumpulkan koran bekas untuk dijual. Pendeknya, tiada hari tanpa kerja keras, begitu pesan ayahnya yang masih terngiang-ngiang di telinganya.Pesan itulah yang memotivasi untuk berjuang meraih sukses dalam kehidupannya terutama menekuni pendidikannya. Tidak mengherankan jika ia tetap masuk kelompok “5 besar” sebagai pelajar terbaik dalam setiap tingkatan sekolah yang dilaluinya, baik di SD, SMP maupun SMA.</p>
<p>Untuk pendidikan tinggi, Khairil memilih jurusan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Negeri Medan (sekarang UNIMED), mengikuti jejak abang kandungnya Drs.Shafwan Hadi Umri, Kepala Balai Bahasa Medan dan juga Ketua Dewan Kesenian Sumatera Utara. Bedanya kalau Shafwan menekuni bidang Sastra, Khairil lebih memokuskan pada bidang Linguistik Terapan.</p>
<p>Selama kuliah Strata I, ia tinggal di rumah sederhana Perumnas Mandala bersama Abang kandung nomer 3 H.Irham Taufik Umri, SH,MAP sekarang menjabat Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi. Disamping kuliah akademik yang ditekuninya, ia juga aktif di kegiatan ekstra kurikuler yaitu HMI, dan selama 2 periode menjadi Ketua Remaja Mesjid di Mandala. Khairil seorang Qori seperti saudara &#8211; saudaranya yang lain. Ia pernah menjadi Juara II MTQ antar Mahasiswa se-Sumatera Utara.</p>
<p>Juara I waktu itu adalah Fahruddin Sarumpaet, terakhir meraih Juara I MTQ Internasional di Iran. Khairil juga piawai membawa Barzanji dan sebagai Khatib Jumat termasuk memberikan ceramah agama, karena ia juga menggeluti basic agama sewaktu remaja di Al &#8211; Jamiatul Wasliyah, Perbaungan.</p>
<p>Setelah menamatkan pendidikan Sarjana, Pria berpenam-pilan “low profile” ini langsung menempuh program Magister Pendidikan di IKIP Negeri Bandung dan selesai tepat waktu. Kemudian pada tahun 1988 diangkat sebagai Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Negeri Medan. Atas dorongan Istrinya, Dra. Ida Wuryanti (alumni Fakultas Sastra Inggris, USU), pimpinan IKIP Medan termasuk saudara &#8211; saudaranya, Khairil kembali melanjutkan pendidikan program Doktor, kali ini di IKIP Negeri Jakarta, sebagaimana pendidikan yang sudah dilaluinya dengan sukses, program Doktor tersebut dapat diselesaikannya dalam waktu relatif singkat selama 4 tahun. Disela &#8211; sela menempuh pendidikan Doktor itu ia dikirim mengikuti pelatihan Linguistik Terapan selama 3 bulan di Singapura. Sebagai Akademis ia banyak menulis karya ilmiah, dan telah dibukukan antara lain Kemampuan Berpikir Kritis (Pustaka Wina Bandung), Model Bahan Ajar Terpadu Dalam BIPA (UPI Bandung), Peluang dan Tantangan Bahasa Indonesia di Era Global, Mengaktualkan Tradisi Melayu Dalam Konteks Kekinian (Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia, 2003 &#8211; 2004).</p>
<p>Dalam kesibukkannya sebagai Pembantu Dekan FBBS dan Dosen Prodi Administrasi Program Pasca Sarjana UNIMED, ia juga sering diundang sebagai pemakalah dalam berbagai seminar dan konferensi baik yang berskala nasional maupun internasional seperti ke Malaysia, Thailand dan Singapura.</p>
<p>Walaupun sarat dengan kesibukan, namun pria yang punya hobi olahraga badminton ini tetap menaruh perhatian serius dan intens terhadap pendidikan 2 orang putranya serta juga kepada awak yang termasuk kemanakannya. Ia selalu memberikan pesan &#8211; pesan berharga, pengalaman yang dilaluinya serta motivasi bagaimana meraih sukses termasuk kiat dalam menempuh pendidikan.</p>
<p>Selamat sukses Om Khairil, kami anak kemanakanmu bertekad mengikuti jejak yang telah engkau ukir dengan cemerlang! * Ghazali Rahman Irham (eli)</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.waspada.co.id/serba_serbi/pendidikan/artikel.php?article_id=74728" Target="_blank">WASPADA Online</a></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=35&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/profdrkhairil-ansari-umri-mpd-menjual-es-dan-koran-bekas-untuk-biaya-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>