<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sumber Belajar Online &#187; Internet</title>
	<atom:link href="http://sumberbelajar.wordpress.com/category/internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sumberbelajar.wordpress.com</link>
	<description>Hanya sebuah blog sederhana sebagai media belajar online.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jan 2008 02:40:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='sumberbelajar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8359937241e8a8244a23295b30aed958?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sumber Belajar Online &#187; Internet</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sumberbelajar.wordpress.com/osd.xml" title="Sumber Belajar Online" />
		<item>
		<title>Kecanduan Internet Bisa Berujung Depresi</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/kecanduan-internet-bisa-berujung-depresi/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/kecanduan-internet-bisa-berujung-depresi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 02:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/kecanduan-internet-bisa-berujung-depresi/</guid>
		<description><![CDATA[Apakah ketika terbangun di pagi hari Anda langsung menyalakan komputer untuk mengakses internet atau tiba-tiba di tengah malam Anda sering terobsesi untuk mengecek e-mail? Jika iya, mungkin Anda perlu berhati-hati, karena bisa jadi Anda sudah termasuk pecandu internet.
Setidaknya begitulah hasil riset dari sekelompok para peneliti dunia terkait penyimpangan yang terjadi pada pecandu internet. Menurut riset [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=43&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;"><img style="float:left;cursor:pointer;width:200px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://www.detikinet.com/images/content/2007/12/03/398/internetaddiction%28qj.net%29.jpg" alt="" border="0" />Apakah ketika terbangun di pagi hari Anda langsung menyalakan komputer untuk mengakses internet atau tiba-tiba di tengah malam Anda sering terobsesi untuk mengecek e-mail? Jika iya, mungkin Anda perlu berhati-hati, karena bisa jadi Anda sudah termasuk pecandu internet.</div>
<div style="text-align:justify;">Setidaknya begitulah hasil riset dari sekelompok para peneliti dunia terkait penyimpangan yang terjadi pada pecandu internet. Menurut riset yang menganalisis sampel berusia 16 hingga 60 tahun tersebut, jika para pecandu ini tidak bisa melampiaskan hasrat mereka untuk online maka dikhawatirkan orang tersebut bisa menjadi depresi.<br /><span class="fullpost"><br />&#8220;Pecandu internet tidak hanya menyatakan pada suatu keinginan, tetapi lebih daripada itu. Ini sudah termasuk permohonan yang mendalam. Mereka (pecandu internet-red.) sudah seperti para pecandu kopi atau mereka yang kecanduan berbicara via ponsel,&#8221; ujar Dr Pinhas Dannon dari Universitas Tel Aviv sekaligus pemimpin riset ini.</p>
<p>Para pecandu internet, dikatakan Dr Dannon, selanjutnya bisa mengalami masalah kekurangan waktu tidur, gelisa ketika tidak bisa online, terisolasi dari keluarga dan kelompoknya, kehilangan pekerjaan hingga yang paling parah mengalami depresi yang mendalam.</p>
<p>Seperti dikutip <strong>detikINET</strong> dari Hindu News, Senin (3/12/2007), kelompok riset ini juga menyimpulkan bahwa mereka yang rentan terjebak kecanduan internet adalah mereka yang merasa kesepian.</p>
<p>&#8220;Namun kami juga ingin menyampaikan bahwa kita perlu melihat para pecandu internet dengan beberapa tipe. Dan jika kita tidak mengubah cara kita menggolongkan mereka, maka kita tidak akan bisa memperlakukan mereka dengan cara yang tepat,&#8221; tandas Dr Dannon. (<a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/03/time/091751/idnews/860804/idkanal/398" target="_blank">DetikNet</a>)</span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=43&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/12/03/kecanduan-internet-bisa-berujung-depresi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.detikinet.com/images/content/2007/12/03/398/internetaddiction%28qj.net%29.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>10 Saran Sederhana Bersopan-Santun Dalam Ber-Email</title>
		<link>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/10-saran-sederhana-bersopan-santun-dalam-ber-email/</link>
		<comments>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/10-saran-sederhana-bersopan-santun-dalam-ber-email/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 02:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dalidjo Blacksweet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/10-saran-sederhana-bersopan-santun-dalam-ber-email/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi sebagian besar orang, email tampaknya menjadi rahmat sekaligus bencana. Email dapat menghemat biaya komunikasi, terutama pada orang-orang yang jarang berhubungan dengan kita. Namun, dapat membuat kita menderita dengan menerima banjir &#8220;spam email&#8221;. Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi para &#8220;spammers&#8221; ini kecuali terus-menerus melaporkannya pada &#8220;network administrator&#8221; kita. Bagaimanapun, dalam melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=30&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div align="justify">Bagi sebagian besar orang, email tampaknya menjadi rahmat sekaligus bencana. Email dapat menghemat biaya komunikasi, terutama pada orang-orang yang jarang berhubungan dengan kita. Namun, dapat membuat kita menderita dengan menerima banjir &#8220;spam email&#8221;. Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi para &#8220;spammers&#8221; ini kecuali terus-menerus melaporkannya pada &#8220;network administrator&#8221; kita. Bagaimanapun, dalam melakukan korespondensi pribadi, kita seyogyanya tetap bersopan-santun untuk menjaga hubungan baik.</p>
<p>Berikut 10 saran bersopan-santun dalam ber-email ria :</p>
<p>Benahi susunan email &#8220;forwards&#8221; anda. Bila anda ingin memforward sebagian atau seluruh pesan pada pihak lain, maka luangkan sedikit waktu anda untuk menghapus tanda yang biasanya muncul. Seperti tanda &#8220;&gt;&#8221; dsb.</p>
<p>Gantilah &#8220;Subject&#8221; atau judul email bila topik pembicaraan anda berubah.Seringkali setelah saling bertukar email beberapa kali, topik pembicaraan berubah dari aslinya, namun &#8220;subject&#8221; atau judul email belum juga diganti. Akan jauh lebih mudah untuk melacak email yang masuk bila &#8220;subject&#8221; disesuaikan dan dapat mencerminkan isi email yang sedang anda tulis.</p>
<p>Hapuslah pesan reply yang tidak perlu. Beberapa program email secara otomatis memunculkan isi email yang terdahulu bila anda sedang membalas/mereplynya. Ada baiknya anda menghapus pesan tersebut dan hanya tinggalkan pesan yang benar-benar anda anggap perlu.</p>
<p>Jangan teruskan surat berantai. Anda tentu merasa terganggu dan jengkel bila seseorang mengirimi anda sebuah email tentang humor atau cerita-cerita, kemudian meminta anda untuk meneruskannya dengan segera pada 10 teman anda yang lain, atau bila tidak maka anda akan ketiban sial. Mengapa anda juga bermaksud mengganggu dan membuat orang lain jengkel bila anda meneruskan email semacam ini? Hapus saja dengan menekan tombol &#8220;delete&#8221;.</p>
<p>Hormati privacy orang lain.Ini termasuk juga alamat email mereka. Bila anda sedang mengirim email ke sejumlah orang yang mungkin satu-sama-lain tidak saling mengenal, gunakan &#8220;bcc&#8221; atau &#8220;blind carbon copy &#8221; agar alamat-alamat email mereka tidak saling diketahui. Bila anda mudah mengirim email ke banyak alamat sekaligus tanpa mempertimbang &#8211; kan saran ini, maka bersiap-siaplah untuk dikomplain karena mereka menerima spam.</p>
<p>Jangan melakukan spam. Mungkin saja anda tidak sengaja melakukannya, tetapi banyak orang tidak menyadari jika mereka menggunakan alamat-alamat email yang mereka dapat dari &#8220;forwarded email&#8221;, kemudian menggunakannya tanpa permisi, ini termasuk bentuk spam.</p>
<p>Jangan berteriak-teriak. Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (tombol &#8220;Caps Lock&#8221;) dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan. Orang mungkin menganggap anda sebagai pengguna internet yang tidak baik, atau tidak sopan sama sekali.</p>
<p>Jangan mudah &#8220;terbakar&#8221;, over-reaksi, atau terburu-buru menghapus suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan baik.Dalam bahasa tulis, kita memiliki waktu untuk memikirkan bagaimana kita merespon atas sesuatu email yang membuat kita marah. Begitu juga dengan beremail ria. Bila anda merasa dipenuhi dengan emosi yang kuat, kemudian menulis balasan dengan emosional pula, maka sebaiknya jangan keburu anda kirim email tersebut. Simpanlah dulu dalam &#8220;draft folder&#8221; selama beberapa hari untuk dibaca ulang. Banyak persahabatan yang hancur gara-gara terburu-buru menanggapi suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan bijaksana.</p>
<p>Bersabarlah dalam menunggu &#8220;reply&#8221;. Ketahuilah, orang tidak hanya hidup dengan internet. Mereka mungkin tidak membalas email anda dengan segera. Masih banyak orang yang men-cek email mereka seminggu sekali.</p>
<p>Akuilah bahwa tidak semua orang senang menerima segala yang anda anggap lucu. Jangan terus-menerus mengirimkan sesuatu pada mereka yang tidak pernah membalasnya, meskipun dengan ucapan terima kasih.</p>
<p>Jangan lupa: Luangkan waktu juga untuk memikirkan apa yang kita forward -kan dan kepada siapa kita mem-forwardkan suatu email. Tidak semua orang setuju atau suka dengan materi yang kita forwardkan. Untuk orang-orang tertentu, subyek-subyek tertentu (yang kita anggap lucu dan menarik atau ringan) bisa jadi sangat sensitif dan serius!! Adalah bijak bila anda bergabung dalam sebuah komunitas (forum diskusi, mailing list) untuk menyalurkan kebiasaan anda mengirim email/messege kepada banyak orang. Akuilah bahwa sekalipun internet adalah dunia maya, namun tetap ada tatacara atau aturan dalam menggunakan teknologi.</p>
<p>Sumber : Internet (diadopsi dari The Top 10 E-mail Courtesy Suggestions, Zoran Todorovich)</p></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sumberbelajar.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sumberbelajar.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sumberbelajar.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sumberbelajar.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sumberbelajar.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sumberbelajar.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sumberbelajar.wordpress.com&blog=2153111&post=30&subd=sumberbelajar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sumberbelajar.wordpress.com/2007/11/30/10-saran-sederhana-bersopan-santun-dalam-ber-email/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84c2231ba23fdec3a398ff46754d7fb9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dalidjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>